semoga tidak ada yang tersakiti bila aku menangis..
eih, bingung...
kadang2 logika ini gak bisa sejalan dengan hati..
hati yang bilang harus hati2, logika yg terus bilang jika..
aku tidak bisa memberikan apa yg dimau, atau kalo anggi bilang itu komitmen!
aku harus mengakui aku takut, takut karena memang akunya tidak bisa memastikan apa2.
bilang iya saja susah, tapi sangat tidak bisa bilang tidak.
memang semestinya aku yang pergi, bukan dia.
tapi dia merasa dia yang pergi, bukan aku.
aku hanya lari dari kenyataan, mendamprat sana, mendamprat sini.
jadi selama ini, aku yg menghancurkan hatinya berkepanjangan.
4 tahun, org byk bilang itu lama. harusnya terjadi sesuatu.
yg terjadi cuma tahap kecil2an karena pengaruhku.
karena aku kerap susah berbuat besar.
hehehe..sebenernya jujur berat melihat anggi bersama dengan orang lain,
tapi selama ini pun denganku dia tidak dapat lebih dari sekedar aku sayang kamu.
pengorbanannya, walaupun memang sering mennyulitkanku, memang lebih dari apa yang aku lakukan.
aku hanya inigin bilang apa adanya, aku blm siap jadi siapapun. dan mungkin akan terkutuk karena ini.
kalau saja dia bisa bersamaku sebentar sebelum meninggalkan aku,
berat bagi dia untuk tidak memenuhi keinginan orang tuanya, dan itu semua karena aku
dan dia pun berat ketika yg dipilihnya benar2 orang yg memalukan, dan itu semua karena aku
bener2 blum bisa tidur nyenyak..
Monday, September 20, 2010
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment